17.12.12

Apakah bensin premium bebas timbal?

Akhir-akhir ini, banya muncul produk sepeda motor yang menggunakan teknologi Fuel Injection.
Mesin-mesin tersebut dalam spesifikasi dari pabriknya, menggunakan bensin tanpa timbal. Banyak orang menyimpulkan bahwa bensin tanpa timbal di Indonesia adalah Pertamax atau Pertamax Plus.
Dari anggapan itu mereka-mereka yang ingin membeli kendaraan dengan sistem PGM-FI (Programmed Fuel Injection) berpikir dua kali karena mesti ngasih makan Pertamax pada motornya.

Sebenarnya, ditilik dari sistem pencampuran udara dengan bensin pada mesin karburator dan Fuel Injection tidak terlalu dipengaruhi jenis bensinnya.
Mesin karburator mencampur bensin dan udara dengan memakai tabung venturi.

Aliran udara memanfaatkan sedotan piston di ruang bakar saat piston (seker) bergerak ke bawah. Sedangkan untuk mengatur bukaan lubang bensin dan udara menggunaan jarum dan klep.











Sedangkan itu, pada mesin FI pencampuran bensin dan udara dengan menggunakan sistem pompa. Komposisi udara dan bensin yang dicampurkan oleh injektor diprogram oleh komputer menyesuaikan dengan tarikan gas tangan dan suhu udara.

Jadi, mau bensin apapun sebenarnya sampai tahap ini PGM FI (pada hemat saya) tidak ada masalah.


Akan tetapi, kemungkinan kenapa pihak pabrik merekomendasikan penggunaan bensin non-timbal adalah karena pada mesin PGM FI dilengkapi katalis yang  menyempurnakan pembakaran yaitu dengan memfilter gas buang sehingga gas-gas yang belum 'sukses' terbakar sempurna akan terbakar (dengan fasilitas katalis tadi). Bila menggunakan bensin bertimbal, 'debu' timbal akan menempel pada katalis dan mengerak.

Lalu pertanyaan selanjutnya, apakah benar hanya pertamax saja produk pertamina yang tanpa timbal?

Beberapa hari yg lalu saya mencoba bertanya ke pihak Pertamina, demikian pertanyaannya:

tri wiyono [triwiyono@mmugm.ac.id]
Sent: Saturday, December 15, 2012 4:52 PM
To: Contact Pertamina
Subject: Oktan premium

Aslm.
Selamat siang, mau bertanya, sebenarnya bensin premium kita itu
sekarang masihkah memakai timbal untuk menaikkan angka oktannya?

Jawaban:
Yth Bapak Tri Wiyono,

Terima kasih atas email Bapak kepada Contact Pertamina. Kami informasikan bahwa mengacu spesifikasi Premium (Lampiran keputusan Dirjen Migas 3674 K/24/DJM/2006 tanggal 17 Maret 2006), kandungan Timbal (Pb) adalah maks. 0,013 gr/l untuk Premium tanpa timbal dan 0,3 gr/l untuk Premium bertimbal. Kandungan Pb dari Premium bertimbal sebelumnya mungkin masih ada, tapi kadarnya sudah sangat kecil karena terencerkan (memenuhi spesifikasi Premium tanpa timbal atau < 0,013 gr/l).

Terima Kasih

CONTACT PERTAMINA
TLP      : (021) 500 000 (All cities in Indonesia)
SMS     :  08159500000
Fax      :  (021) 29495333
Email   : pcc@pertamina.com

-------------------

Untuk keputusan Dirjen Migas mengenai bensin yang beredar di Indonesia bisa anda lihat di sini.

Jadi, pada intinya sebenarnya pada Pertamax maupun Premium masih memakai timbal dalam proses pembuatannya. Hanya saja kadarnya dibatasi: Premium max 0,3 gr/l dan Pertamax max 0,013 gr/l.

Mungkin pertanyaan lanjutan yang perlu diajukan adalah:
Apakah belum ada cara/metode untuk memproduksi bensin dengan tanpa memakai timbal yag harga jualnya sama dengan harga premium sekarang?

Semoga pertanyaan ini dijawab oleh Pertamina..

No comments:

Post a Comment